Perayaan Idul Adha adalah semangat perjuangan dan pengorbanan, nilai moral pertama Wujud Ketundukan dan Ketakwaan Esensial Meneladani Nabi Ibrahim AS: Mengenang ujian terberat Nabi Ibrahim saat diperintahkan menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail AS. Ujian Keikhlasan: Mengajarkan bahwa cinta tertinggi hanya milik Allah SWT, dan manusia harus siap melepaskan ego atau hal duniawi yang paling dicintainya demi perintah-Nya.
Kedua Idul Adha adalah membawa Nilai Kemanusiaan dan Solidaritas SosialPemerataan Kesejahteraan: Pembagian daging kurban memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, terutama fakir miskin, dapat menikmati makanan bergizi secara bersama-sama.Menghapus Sekat Sosial: Menyatukan umat tanpa memandang status ekonomi atau jabatan, menciptakan rasa kebersamaan, dan mempererat tali silaturahmi.
Ketiga bahwa Idul Adha membawa makna Pengendalian Diri dan Penyucian JiwaMenyembelih Sifat Hewani: Hewan kurban menjadi simbol untuk memotong sifat-sifat buruk manusia, seperti ketamakan, egois, sombong, dan mementingkan diri sendiri.Pembersihan Harta: Mengingatkan bahwa sebagian harta yang dimiliki manusia merupakan titipan yang di dalamnya terdapat hak orang lain yang membutuhkan.
Keempat adalah bahwa Idul adalah sebagai simbol Perjuangan dan PengorbananProses Mencapai Keberkahan: Menunjukkan bahwa setiap keberhasilan hidup, kedamaian, dan kedekatan kepada Sang Pencipta memerlukan perjuangan, keikhlasan, dan pengorbanan yang nyata.
Kami Kadek Doni Riana, SH, MH selaku Pribadi dan Ketua DPC Peradi Singaraja mengucapkan, Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H "Mari Menyambut hari raya kurban yang penuh berkah, mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kepedulian sosial, dan meningkatkan kebersamaan di lingkungan kerja maupun masyarakat. Semoga semangat keikhlasan dan pengorbanan membawa keberkahan dan kesuksesan yang melimpah bagi kita semua."


