![]() |
| Nyoman Dhukajaya (baju kemeja) |
BULELENG - Sekretaris Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Dhukajaya, meminta pemerintah daerah untuk melakukan penanganan serius terhadap kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kelurahan Banyuning, Buleleng.
Terlebih, seorang balita berusia 4 tahun di Kelurahan tersebut meninggal dunia positif DBD.
"Pemerintah harus memperkuat langkah preventif, jangan sampai berkembang jadi wabah,” tegas dia, usai melayat ke rumah duka balita, Jumat (10/4).
Ia juga mendorong Puskesmas untuk melakukan pemetaan penyebaran dan penanganan di, terutama di wilayah rawan.
“ Jangan sampai kejadian seperti ini terulang,” tegas dia.
Sementara itu, orangtua korban, Gede Andy Pradnyana, menyebut, anaknya mengalami gejala demam pada Kamis (2/4) berupa demam.
Esoknya, ia membawa putrinya itu ke IGD salah satu rumah sakit. Petugas medis sempat memberikan penanganan lalu diizinkan pulang.
Namun, kondisi anaknya tak kunjung membaik. Pada Sabtu (4/4), keluarga melakukan tes darah di laboratorium.
“Di situ baru didiagnosa mengarah ke DBD,” kata dia
Selanjutnya, kondisi putrinya semakin menurun drastis pada Senin (6/4). Ia kemudian dipindahkan ke ruang ICU dan mendapat bantuan oksigen.
Saat itu, sang anak trombositnya sudah turun ke 60.000 mcl, lalu Selasa (7/4/) pagi turun lagi ke 30.000 mcl.
"Siang dinyatakan meninggal dunia,” imbuh Andy.(tim)
