Iklan

terkini

Balita Meninggal Terjangkit DBD, Dhukajaya ; Jangan Sampai Berkembang Jadi Wabah

Jumat, 10 April 2026, April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T11:21:26Z


Nyoman Dhukajaya (baju kemeja)


BULELENG - Sekretaris Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Dhukajaya, meminta pemerintah daerah untuk melakukan penanganan serius terhadap kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kelurahan Banyuning, Buleleng. 


Terlebih, seorang balita berusia 4 tahun di Kelurahan tersebut meninggal dunia positif DBD.


"Pemerintah harus memperkuat langkah preventif, jangan sampai berkembang jadi wabah,” tegas dia, usai melayat ke rumah duka balita, Jumat (10/4).


Ia juga mendorong Puskesmas untuk melakukan pemetaan penyebaran dan penanganan di, terutama di wilayah rawan.


“ Jangan sampai kejadian seperti ini terulang,” tegas dia.


Sementara itu, orangtua korban, Gede Andy Pradnyana, menyebut, anaknya mengalami gejala demam pada Kamis (2/4) berupa demam. 


Esoknya, ia membawa putrinya itu ke IGD salah satu rumah sakit. Petugas medis sempat memberikan penanganan lalu diizinkan pulang. 


Namun, kondisi anaknya tak kunjung membaik. Pada Sabtu (4/4), keluarga melakukan tes darah di laboratorium.


“Di situ baru didiagnosa mengarah ke DBD,” kata dia


Selanjutnya, kondisi putrinya semakin menurun drastis pada Senin (6/4). Ia kemudian dipindahkan ke ruang ICU dan mendapat bantuan oksigen.


Saat itu, sang anak trombositnya sudah turun ke 60.000 mcl, lalu Selasa (7/4/) pagi turun lagi ke 30.000 mcl.


"Siang dinyatakan meninggal dunia,” imbuh Andy.(tim)



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Balita Meninggal Terjangkit DBD, Dhukajaya ; Jangan Sampai Berkembang Jadi Wabah

Terkini

Topik Populer

Iklan

Iklan