Iklan

terkini

Dokter Hewan Minim, Dhukajaya Dorong Pemkab Segara Tambah SDM

Rabu, 20 Mei 2026, Mei 20, 2026 WIB Last Updated 2026-05-21T10:19:41Z


BULELENG - Sekretaris Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Dhukajaya menyoroti minimnya jumlah dokter hewan di kabupaten tersebut. Jumlah yang ada saat ini dinilai belum cukup untuk mengawasi penyakit seperti rabies dan juga PMK.


Dhukajaya menyebut Pemkab Buleleng baru memiliki 21 dokter hewan ASN. Rinciannya, 18 orang bertugas di Puskeswan dan 3 orang di kantor dinas.


"Rata-rata hanya 2 dokter hewan per kecamatan. Dengan beban kerja yang ada jelas tidak cukup," ujar Dhukajaya, Selasa (19/5).


Padahal, cakupan layanan yang harus ditangani sangat luas. Buleleng memiliki 148 desa/kelurahan, populasi ternak dan hewan peliharaan besar, serta wilayah geografis yang sebagian berbukit.


Menurut Dhukajaya, idealnya satu kecamatan butuh 4 sampai 5 dokter hewan. Artinya, Buleleng membutuhkan sekitar 36 dokter hewan lapangan.


"Bahkan kalau sekarang ada 21 atau 27 dokter hewan ASN ditambah P3K, kita tetap harus tingkatkan lagi sampai dua kali lipat. Baru kira-kira mampu menangani cakupan layanan yang ada," tegasnya.


Ia berharap Pemkab segera menambah tenaga dokter hewan agar pengawasan dan penanganan penyakit hewan bisa lebih efektif di lapangan. 


"Penambahan tenaga dinilai penting untuk mempercepat respons vaksinasi, pendataan, dan penanganan kasus gigitan hewan termasuk kasus PMK,"tandasnya.(tim).

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dokter Hewan Minim, Dhukajaya Dorong Pemkab Segara Tambah SDM

Terkini

Topik Populer

Iklan

Iklan